Feeds:
Tulisan
Komentar

Telah banyak yang kulewati
Jalan hitam di dunia
Tak terhitung setelah menodai

Masihkah ada kesempatan
Bagiku mendekatkan
Hati dan cinta kasihMu

Reff:
Kuingin bersihkan diriku
Dari segala dosa
Yang telah kuperbuat hingga kini
Kuingin bersihkan jiwaku
Terangilah dengan segala
Petunjuk jalanMu

Tiada yang ada selainMu
Yang selalu menjagaku
Meski kadang tinggalkanMu
Aku hanyalah manusia
Yang mencari jalanMu
Yang pasti kembali padaMu

NB : ini lagu keren sarat akan maksud, entah kenapa gw suka, hampir setiap hari selama libur lebaran gw selalu dengerin, enjoy it ^^

Saat mencapai umur 1 tahun, aku dalam belaian, manjaan dan perlindungan kasih sayang keluarga.

Saat mencapai umur 2 tahun, aku selalu menirukan hal-hal yang diajarkan oleh orangtuaku dan mas agung (kakakku)

Saat mencapai umur 3 tahun, aku merasakan berbagai usilan-jahilan kakakku padaku yang kadang aku tidak suka dan bahkan sampai gw menangis.

Saat mencapai umur 4 tahun, aku belajar membaca, menulis, bernyanyi, menari.

Saat mencapai umur 5 tahun, aku iri dengan kehidupan teman-temanku saat TK mereka selalu ditunggu oleh orang tua/pembantu saat ingin dijemput pulang, dirapihkan+disiapkan segala macamnya bahkan setiap selesai berenang.  Habis berenang dimandiin sama pembantunya, dipakaiin baju ganti, dll. Sedangkan aku?

Saat mencapai umur 6 tahun, aku merasakan menjadi pemimpin paduan suara di TK, aku menjadi pemimpin upacara 17 agustus dihadapan murid2 TK se kecamatan cilandak dan aku sempet mengatakan kepada ibuku “bu nilainya renny 9 kan yaa, soalnya tadi sempet salah ngucap 1 x (means 10-1 kesalahan = 9…hahaha dodol), aku menjadi ketua lomba gerak jalan mewakili TK-ku tetapi kalah, aku mengikuti lomba manari namun karena aku kurang PD – sering lupa gaya jadi aku sering ngelirik gaya temen sebelahku alias nyontek (hahahaha bocah TK udah kenal nyontek), aku menjadi murid TK teladan padahal seingatku, aku pernah nangisin bocah laki-laki, hahaha (dasar jahanam).

Saat mencapai umur 7 tahun, aku mengetahui betapa pentingnya tanggung jawab atas barang milik orang lain, karena waktu itu aku pernah pentas menari di sekolah dan aku diomelin oleh kakak kelasku karena aku lupa mengembalikanya dan tertinggal di ruang uks beberapa hari.

Saat mencapai umur 8 tahun, aku mengenal begitu pentingnya saling memaafkan dan menjaga hubungan baik antar teman  karena aku pernah g sengaja jorokin temen waktu maen tak jongkok dan dia terluka, terusss aku merasakan kekecewaan teramat karena nilai latihan matematikaku 0, terus diomelin dah sama ibu.

Saat mencapai umur 9 tahun, aku ingin bercita-cita menjadi seorang dokter atau seorang guru seperti ibuku. Aku juga sudah belajar bisnis karena aku langganan majalah bobo lalu aku membuka kedai taman bacaan di samping rumah dengan menyewa Rp. 50,- per majalah, selain itu aku pernah menjual permen dengan teman-teman sekitar rumah dan menjual es lilin yang aku buat bersama teman tetanggaku namanya “fadya”. Aku sering bermain layangan dan dibuatkan layangan koang sama mas agung, meski aku gak bisa naikin layangan, kita bermain layangan di atap mesjid atau di atas rumah bahkan kadang sampai matahari sudah tidak menampakkan cahayanya. Maen smack down sama mas agung yang kadang bikin gw kesakitan dan menangis (lagian mau aja dibegoin sama si abang, baru sadar setelah gede). Keliling kampung antar RT naek sepeda sama teman-teman. Bikin tas-tasan dari kardus bekas. Maen ibu-ibuan, masak-masakan sama tetangga, dll.

Saat mencapai umur 10 tahun, aku berandai-andai sekolah di luar negeri dan menjadi astronot, aku juga sering mengajar bocah-bocah di sekitar rumahku sambil bermain guru2an belajar menulis-membaca-berhitung-mengaji.

Saat mencapai umur 11 tahun, aku belajar untuk memilih sesuatu yang lebih baik diantara banyak hal yang berguna untuk diriku dan teman-teman di masa depan, dengan aku keluar dari geng cewek-cewek di sekolah. Selain itu, aku pernah difitnah oleh guruku sendiri dihadapan murid-murid kelas lain, sungguh aku malu sekali.

Saat mencapai umur 12 tahun, aku belajar ilmu berbakti pada orang tua yaitu ingin orang tuaku bangga pada diriku dan aku bisa sehebat sosok yang begitu aku banggakan yang sering dipuja guru-guru karena menang berbagai lomba dan berprestasi dan dia sangat kreatif meski kalau sama gw orangnya kaku-jutek tapi itu kadang-kadang siih yaitu my best brother.  Terus terang, sampai hari ini gw ngiri banget sama lu brother. Lu emang abang gw yang paling keren dan paling ganteng tp sayang, kadang-kadang lu itu nyebelin, heheheh…

Saat mencapai umur 13 tahun, aku belajar ilmu beradaptasi dengan lingkungan bangku smp yang begitu berbeda dengan sebelumnya. Saat SMP aku hanya menjadi anak yang kuper, sekolah-pulang-sekolah-pulang dan belajar dan belajar.

Saat mencapai umur 14 tahun, aku merasakan dilema kehidupan, antara kepentingan basket dan sekolah. Nilai rapotku turun dan diomelin sama orang tuaku, mereka menganjurkan aku untuk keluar dari tim basket sekolah, tetapi aku tetap kekeh, kalau aku mau keluar tim kalau sudah kelas 3 smp. Namun suatu ketika aku sedih, karena saat kelas 3 aku tidak dikutsertakan oleh pelatihku untuk mengikuti pertandingan basket tingkat nasional di kelapa gading, padahal aku sudah sering latihan, namun aku tau mengapa aku tidak dipilih, karena aku itu kadang tidak PD kalau bermain, terus terang, itu dia yang bikin aku g maju-maju.

Saat mencapai umur 15 tahun, pertama kalinya menolak halus laki-laki yang pdkt kepadaku padahal aku dulu pernah suka, kenapa tiba-tiba aku berubah pikiran? karena aku pikir belum saatnya aku melakukan hal itu dan yang paling penting adalah belajar demi masa depan yang lebih baik dan bisa masuk sekolah SMA unggulan. Dan akhirnya aku diterima di SMAN 34 Jakarta, sesungguhnya aku ingin di SMA 8 atau 70, tapi apa daya, orang tua tidak mengizinkan karena jauh atau 70 yang terkenal tawuran dan anak-anaknya gaul2, selain itu abangku juga almamater SMAN 34 Jakarta.

Saat mencapai umur 16 tahun, aku punya tekad harus juara kelas untuk memudahkanku mendapat formulir pmdk. Jadi kegiatanku hanya belajar. Selain itu aku mengikuti ekskul mading sekolah dan aku pernah diomelin senior  karena aku males banget nyari tanda-tangan dan senior rese mintanya macem-macem siih suruh bikin inilaah itulaaah, jadi bikin gw tambah males banget. Lalu akhirnya aku tidak betah dan keluar dan kemudian diajakin anak-anak basket joinan lagi di tim basket sekolah. Secara anak-anak basket di sma-ku juga rata-rata berasal dari smpku sebelumnya.

Saat mencapai umur 17 tahun, aku merasakan bebasnya menjadi anak SMA, merasakan persahabatan, pergaulan kawula muda SMA, kerjasama tim memenangkan berbagai kompetisi basket dan musuh terberat kita adalah SMA 3 dan PSKD 1, banyak teman di dalam atau di luar sekolah, keakraban pertemanan SMA, dll. Gw g akan pernah lupa…Indah banget dah masa2 ini. Masa–masa menjadi pelajar yang bandel.

Saat mencapai umur 18 tahun, aku merasakan betapa sayangnya 4JJI pada diriku karena sepertinya aku mendapatkan hidayah dalam memilih masa depan kuliah. Makasih buat teman-teman seperjuangan kelas 3 SMA, lu semua emang keren banget, sampai sekarang gw belum nemuin kaya kalian (bojey-mas rae-bajay-iqbal-kiki-okeey-dll, hidup barisan paling kiri kelas xii-ipa1…!!, damn kangen guaaa). Gw merasakan tangisan bahagia kedua orangtuaku karenaku, sungguh itu rasanya berasa syurga ^^

Saat mencapai umur 19 tahun, aku merasakan lingkungan perkuliahan yang sangat berbeda dengan masa SMA ku. Terkadang aku merasakan, ini bukan lingkunganku, aku ingin mengembangkan sosial soft skillku, aku stress di Fasilkom, aku iri dengan orang-orang pintar, cerdas dan rajin.

Saat mencapai umur 20 tahun, aku seperti memiliki rasa idealis, aku belajar banyak hal semenjak menduduki masa kuliah. Aku merasa gambling, sebenarnya aku ingin jadi apa. Terkadang aku berpikir, percuma punya prestasi tinggi2, percuma punya derajat tinggi2, percuma punya uang banyak kalau sampai hari ini hidupnya tidak bernilai bermanfaat buat orang-orang sekitarnya, percuma kalau kita hanya terus memikirkan diri sendiri. Sebegitukah hasrat ini?? Rasanya aku pengen triiiiaaaaaaaaaaaak, argggggggggggggggghhhh!!! G tau pengen jadi apaaaan? Semakin mendekati lulus, semakin mendekati realita.

Saat mencapai umur 21 tahun, aku merasakan bahwasannya aku semakin jauh dari masa mudaku, yang aku tau semakin aku tua semakin aku memiliki banyak peran semakin besar tanggung jawab yang akan diminta pertanggung jawabannya. Makasih buat semuanya, lu semua emang keren abis.

Dedicated to : Orang-orang hebat yang selalu menemani gua :)

28 juli 2009   :  sampe jakarta, teler habis balik dari kampung dengan perjalanan 12 jam

29 juli 2009  :  rapat bidang divisi mentor.

30 juli 2009  :  cari barang dari blok m – tanah abang – blok m – melawai (seharian gw berjalan)

31 juli 2009  :  pekerjaan rumah.

1 agustus 2009  :  simulasi PMB – Sabcer

2 agustus 2009  :  nyetrika 2-3 jam, nyuci, ngepel, dll (pekerjaan rumah)

3 agustus 2009  :  rapat bph dan rapat dengan dosen membahas PMB pulang dari kampus jam 7 malem.

4 agustus 2009  :  welcome maba kumpul di fasilkom jam 7 selesai jam 3.30 sore (kaki gw pegel parah, fisik capek tapi seneng bisa ketemu dn berinteraksi langsung dengan maba)

5 agustus 2009  :  rapat bph 14.00 – 15.30, pelatihan fasilitator 16.00 – 17.30, belanja bulanan 18.00 – 20.00

6 agustus 2009  :  welcome maba jalur smptn (ngalamat kaki pagel lagi dah but keep smile)

7 agustus 2009  :  pelatihan fasilitator (pagi), reunian sma nonton bareng di PI jam 19.00

8 agustus 2009  :  kumpul mentor, briefing PSAF man to man dengan maba

9 agustus 2009  :  mengerjakan aktifitas rumah

10 agustus 2009 – dst. : yang jelas capek- capek……gw butuh istirahat!!!

Mana rumah belum dibersihin, kamar mandi waktunya disikat, gw ngeliatnya risih pengen bersihin tetapi kadang gw ngerasa udah capek. Orang-orang udah pada tanya dan ngajakin ambil peminatan buat semester depan, sedangkan gw??? Mikirin aja blom, hadoooooooooh mau jadi apaan gw? Mana sempet ada masalah kurang 11juta, omaigat…..haaaaaaaaaaaaaaah! Pengen teriak!!!! arrrrrrrrrrrrrrgggggggggggh !!!

Gw udah kehabisan kata-kata tentang pengalaman gw beberapa hari yang lalu, gw cuma mau ngucapin buat 2 orang teman terbaik seangkatan kuliah :

1. Selamat buat Ahmad Murtadho a.k.a Edo temen gw satu angkatan di Fasilkom 2007 yang udah menang jadi Abang Jakarta 2009.

2. Selamat jalan buat I B Gde Arditya Hardaya a.k.a Ardit,  semoga amal ibadah lu diterima di sisi-Nya, amiin…. Kita semua bakalan kangen sama lu dit, kebaikan dan apapun yang telah lakuin, lu emang TOP dan temen yang asiik, dan di saat-saat terakhir kita bersama temen-teman tidak akan pernah gw lupain. Maafin gw yaa kalau gw punya salah.

Aku Bingung

Sesungguhnya….

Aku bingung, terkadang yang aku lakukan menurutku baik dan membuat orang lain tertawa tetapi malah menjadi petaka. Aku malah sedih dan merasa serba salah.

Aku bingung, terkadang aku melihat apa yang aku lakukan tidak sehitam yang orang lain lakukan. Tetapi mengapa orang itu berkata seolah-olah “bahwasannya aku ini lebih hitam”?

Aku bingung, saat aku mendengar cerita bahagia mereka. Mengapa aku merasakan keresahan? Sebegitu egoiskah aku atau aku jealous atau aku merasa khawatir?

Aku bingung, kenapa diri ini hanya bisa berbicara tidak ada realita.

Aku bingung, sebenarnya aku mau kemana? Penuh cita-cita. Tetapi cita-citaku terhambat karena aku punya idealisme yang berkelok dari yang aku tekuni sekarang.

Aku bingung, terkadang aku berfikir “mereka tidak tau aku” jadi mereka hanya berkata “blablablablablablabla”

Aku bingung, aku belum menemukan kenikmatan tersendiri dalam kehidupanku yang sekarang, bukan berarti aku tidak bersyukur bukan berarti aku tidak senang, tetapi aku masih mencari titik dimana aku bisa merasakan 100% baik.

Aku bingung, disaat anjing menggongong-kucing mengeong berbisik tentang indahnya bunga mawar, sesungguhnya aku ingin berkata, “pantaskah aku iri?

Aku bingung, mengapa aku mensia-siakan nyawa dan ruh yang bagitu baik tetapi aku hanya membuatnya sebagai kupu-kupu yang berterbangan dan kini sudah hinggap ke bunga yang lebih cantik dan madu penuh berisi.

Aku bingung, kepada siapa aku harus mengeluh? Yaaa… yang aku tau, aku harus bertemu di pagi yang sunyi senyap untuk bertemu denga-Nya, sang Pencipta… Tetapi…… kenapa masih ada saja tetapi?

Tetapi karena aku masih lemah dan aku butuh motivator dan pemimpin akan diri ini menuju cahaya terang seindah pelangi.

Yang aku tau, aku butuh the messenger ^^

Aku punya ade angkat, namanya zahra biasa dipanggil rara. Dia adalah salah satu anak yang mengontrak tepat di samping rumahku. Rara itu usianya hampir 2 tahun, memiliki fisik yang sehat-berisi bukan berarti gemuk. Tingkah lakunya yang tidak bisa diam dan kalaupun berbicara nyerocos namun tidak jelas. Hampir setiap hari, rara main ke rumahku terutama jam sore sampai malam hari, bahkan hingga dia tertidur pulas di rumah ku sambil menonton tv. Kedatangannya telah meramaikan kehidupan d rumahku, bisa dikatakan rara seperti anak ketiga di rumahku. Yang jikalau, ayahku atau mas agung pulang kerja, rara selalu menyambutnya dengan teriakan dan langkah kecil yang meramaikan. Begitu pula jikalau aku pulang dari kampus, tanganku selalu disalim atau tak kadang aku menyium pipi kanan-kirinya.

Lalu apa hubungannya dengan judul di atas?

Akhir-akhir ini aku seneng sekali usil terhadapnya. Usil melakukan segala hal apapun yang intinya aku senang sekali membuatnya menangis. Mulai dari mencegatnya berjalan, menakut-nakutin dengan suara kucing karena dia sangat takut kucing atau kalau mendengar kucing pasti rara langsung berlari, mengunci dalam ruang gelap di kamarku sehingga dia takut, pokokknya apa sajalah yang intinya aku senang jikalau dia menangis.

Sekilah aku flash back dengan masa kecilku. Membandingkan masa kecilku dengan masa kecilnya “rara”. Dulu kakakku sering sekali melakukan hal ini terhadapku. Senang sekali membuatku menangis, rasanya seperti seorang adek yang dizolimi smack down sama kakaknya, kakaku rasanya seperti “merdeka” jika adenya menangis, padahal jelas-jelas aku tidak suka. Dan, aku berfikir, jadi ini toh rasanya jadi kakak, yaaa meskipun sebatas kakak angkat. Aku mulai berfikir, apa yang telah kakakku lakukan dulu terhadapaku sama halnya dengan yang aku lakukan sekarang terhadap rara à seorang kakak yang suka membuat adenya menangis. Aku merasakan adanya perasaan suci yaitu perasaan sayang seorang kakak dengan adiknya? Lalu bagaimana dengan anda yang memiliki ade? Apakah sama halnya sepertiku?

  • Masih punya utang hadiah ulang tahun sama dini –> nyamperin ke rumahnya langsung
  • Jenguk kiki ke Bandung atau ketemuan bareng di Jakarta –> nunggu kiki balik ke jakarata
  • Jenguk mas okeeey ke salemba–> ngalamat baru ketemu tuh anak bulan agustus karena masih kuliah
  • silaturahmi ke SMAN 34 Jkt ketemu guru-guru
  • ke Kubah Mas, Depok
  • Tanya bokapnya dini, terutama tanya-tanya magang di BEJ buat liburan semester genap depan –> melihat dulu dini ngajak, tp gw g bisa, huh ;(
  • Beli hadiah buat ultah ibu 23 juni 2009
  • ke yayasan agenda bulan juli
  • Pulang kampung ke Magelang naik bus (pas 100 hari mbah kakung), lalu mampir rumah bu meni di Semarang (ketemu ade2 sepupu) pulang naik kereta –> akhir juli
  • ke BKI ikut latian basket bareng
  • Tiap hari minggu jalan-jogging di ring road senayan max. 1 jam min 3 putaran –> biar badan tetap sehat
  • kerja part time -> nambah pemasukan
  • kepanitiaan @kampus –> PMB, FUKI
  • kumpul Abas, kapan lagi nih..kangen banget gw sama marsha-icha!
  • baca buku ingg, latian toefl
  • melukis di kanvas, cat minyak+palet udah ada, tinggal kanvas sama kuas.
  • donor darah, minta tolong sama okeee
  • belajar & minjem buku empati sama okeey
  • gantiin kerjaan bapak di rumah
  • Nemenin ibu ke tanah abang

Seandainya gw tidak dihadapkan oleh keterbatasan uang, waktu, dan rasa kemalasan penggoda liburan. Mulai hari ini harus dibikin timelinenya….smangat :)

bismillah!!!

Bangun 06.00 : karena sedang berhalangan shalat, jadi aku menonton tv seperti biasa menonton berita, favorit tv channel ku adalah tv1-metro tv. Sehabis nonton tv aku tidur lagi karena baru tidur jam 1 pagi jadi mata masih ngantuk.

Bangun jam 09.00 : menyetrika pakaian sampai jam 10.30. Lalu karena lapar, aku sarapan. Sarapan ko baru jam 10.30, memang kebiasaan jelekku, kalau gak lapar yaa gak makan. Jadi kadang sehari cuma makan 1x atau 2x dan gak teratur (dasar bandel!!!)

Lalu, karena sudah isi energi. Aku lanjutkan dengan membersihkan rumah : ngelap2, nyapu, ngepel, dan sejenisnya sampai rumah bener-bener bersih.

Selesai membersihkan rumah, aku mengangkat kursi tamu untuk dijemur di depan rumah sambil dijebret2 dipukul2 biar debunya keluar. Lalu aku lanjutkan membersihkan-menyikat kamar mandi sampai bersih dan wangi. Oiyaaa, perlu diketahui aku paling risih sama yang namanya kotor, soalnya bikin gak mood kalau ngerjain sesuatu.

Selesai membersihkan kamar mandi, lalu aku mandi dan makan puding. Nyam-nyam-nyam….. Sambil nonton tv, nonton ceramahnya utadz siapa tuh di tv1, lupa. Karena kelelahan dan ngantuk. Lalu tidur lagi. haduuh tidur mulu niih, padahal urusan persiapan presentasi mentor besok belum beres. Karena aku punya ade angkat yang masih <2thn, berisik bikin g bisa tidur akhirnya terbanguun deh.. Mana ibu-bapak ngobrol keras gitu. Gimana gak keras, soalnya rumah gw kan kecil jadi mau ngomong bisik2 aja kedengaran, hahaha. Akhirnya bangun, dilanjutkan menyapu kembali karena hari sudah sore. Lalu aku ngenet sambil melengkapi blog ku ini, sampai detik ini.

Sehabis ini, aku berniat nonton MARIO TEGUH GOLDEN WAYS….huaaaaaaa ada gw tuh??? Gw kan ikutan sesi perekaman, meskipun duduk ke 2 dari depan. Modal niat & nekad ke metro tv, pengalaman yang seru. Gimana gak seru, diangkot P54 yang kata ka hilman-zebew jalannya gedek2, tetapi gw bisa tidur di bus itu karena jiwa & raga benar-benar kelelahan. Gimana gak lelah, bangun pagi ke depok, lalu berangkat ke metro tv dan mengikuti sesi taping 5-6 jam. Lalu pulang sudah larut malam. Jakarta macet, jadinya tidur deh.

Habis nonton, maunya siih nyelesain slide presentasi mentor besok dan merapihkan agenda rapat mentor pertama yang telah dibuat sebelumnya. Semoga besok lancaaar dan menyenangkan!!!

smangat :)