you must be understanding about bussiness works

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 8 Mei 2010, gw sempet ikutan talkshow ERP di fx bareng sama ayash, nci yulianti, alfi, ating, tary. Acara ini merupakan gawean anak Binus terutama civitas BNCC (lupa kepanjangannya apaan).

Kebetulan keren banget yang jadi speakernya, diantaranya :
• Abdy Taminsyah as Managing Director mySAP Expert,
• Annette Karlson as Director Education-SAP South East Asia,
• Diah Kususmaningsih as SAP expert from IBM,
• Anton Mailoa as CIO Asia Pulp and Paper-SinarMas Group, and
• Redmer Shukken as Managing Director Hermis Consulting Blue Bird Group

Terdapat banyak hal yang gw peroleh terutama saat sesi sharing pengalaman, soalnya pas sesia ERP dan SAP itu gak jauh beda laah sama yang diajarin di kampus….

Entah kenapa yaa, emang kebetulan zaman sekarang ini lagi booming-boomingnya perusahaan di Indonesia menggunakan SAP, bahkan tenaga pekerja untuk yang ahli dalam bidang ini memang sedang hot in dibutuhkan. Sekilah SAP yaa kan cuma tools doang buat memudahkan perusahaan dalam mengelola aset yang dimilikinya. Banyak banget modul yang bisa dipelajarin di SAP, bahkan yang dipelajari di kampus itu, itu baru cuma gak sampe 20% untuk setiap modul. Ada beberapa modul. Kalau gw liat siih, modulnya menggambarkan divisi fungsional perusahaan, seperti (Human Resource, Finance, Production, Sales & Distribution, Material Management, dll). SAP itu menggunakan bahasa pemrograman ABAP.

Satu hal yang paling gw inget, untuk menjadi ahli ERP suatu perusahaan tidaklah harus ahli dalam semua modul, fokuskan pada salah satu modul karena belajar satu modul itu gak sebentar, semuanya akan semakin pintar dan handal sejalan dengan best practice kita dalam dunia kerja. Untuk jago ERP dalam artian ahli secara user manual using SAP itu cuma level ke sekian, dan yang paling utama adalah kita harus memahami analisis business process suatu perusahaan. Jelas dong, business process suatu perusahaan itu gak hanya satu, banyaaaak dan melintasi antar divisi. JAdi tinggal bagaimana kita memahami perpindahan data dan infromasi yang melewati antar divisi fungsional, sehingga data dan infromasi yang ada dapat saling bermanfaat da terkait dengan divisi-divisi lainnya. Semakin cepat aliran arus informasi, hal ini dapat memudahkan pihak manajemen dalam melihat business intelligence, sehingga dapat memperkirakan nasib perusahaan untuk jangka pannjang dengan melihat historis sekarang dan masa lalunya. Nah, kalau yang ini kita bisa belajar di DSS (Decision Support System alias Sistem Penunjang Keputusan)

Bener banget? Kalau yang namanya SAP, itu cuma tools doang. Tinggal bagaimana kita memahami business process sama operasi setiap fungsional area. Seperti yang gw bilang, fokus di salah satu modul itu bagus, tetapi untuk memahami dalam satu modul saja selalu melibatkan antar area divisi fungsional perusahaan. Percuma cuma jago make tapi gak ngerti pemahaman business processnya. Kalaupun perusahaan tidak mampu memiliki SAP sistem yang berlisensi, karena…you know laaah? SAP itu bukan barang murah, belom lagi bayar seorang cunsultant yang bisa-bisa sehari dibayar $3000, ajeee gile bngkrut juga deh itu perusahaan kalau sebulan aja udah habis $90000 (itu fakta). Kita bisa menerapkan EAI (Enterprise Application Integration) meskipun dengan risiko yang lebih besar dan lebih rumit.

So, the conclusion is....if you want to understand ERP, so you must be understanding about business works, include : business processes in your company and functional area of operation. As you should know, that every company have difference of business process based on their strategic planning.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: