Hidup adalah pilihan

Hidup ini bukan tentang mengumpulkan nilai.
Bukan mengumpulkan nilai yang selalu dapat dikuantifikasi & konkret 100% terlihat.
Bukan tentang berapa banyak orang yang meneleponmu, mencarimu, mengagumimu, memujimu dan juga bukan tentang siapa temanmu, sahabatmu.
Bukan tentang siapa yang telah kau temani untuk bersenang-senang, olahraga yang kau suka mainkan, atau pemuda atau gadis mana yang menyukaimu atau kau sukai.
Bukan tentang sapatumu atau rambutmu atau warna kulitmu atau tempat tinggalmu atau asal sekolahmu..
Bahkan, juga bukan tentang nilai-nilai ujianmu, uang, baju, aneka lomba yang kau menangkan atau kalah, atau perguruan tinggi yang menerimamu atau yang tidak menerimamu.
Hidup ini bukan tentang apakah kau memiliki banyak teman, atau apakah kau seorang diri, dan bukan tentang apakah kau diterima atau tidak diterima oleh lingkunganmu.
Hidup yang paling utama bukanlah tentang itu, karena itu hanya sebagai pelengkap mengisi kekosongan dari dimensi ruang dan waktu akan kehidupanmu.
 

 
Namun, hidup ini adalah tentang bagaimana perasaanmu menghargai dirimu sendiri yang diperoleh karena hatimu.
Tentang kepercayaan, kebahagiaan, dan belas kasih.
Hidup itu adalah tentang mengatasi rasa tidak peduli, dan membina kepercayaan.
Kepercayaan dalam berhubungan antar sesama manusia, baik itu orang tua, saudara, teman, sahabat, klien kerja, suami-istri, bahkan kepada Tuhan Maha Pencipta SegalaNya
Tentang apa yang kau katakan dan yang kau maksudkan dalam menerapkan konsistensimu dan komitmenmu.
Tentang menghargai orang apa adanya dan bukan karena apa yang dimilikinya.
Dan yang terpenting, hidup ini adalah tentang memilih untuk menggunakan hidupmu untuk menyentuh hidup orang lain dengan cara yang tidak bisa digantikan dengan cara lain.
Hidup adalah tentang pilihan-pilihan itu.


Terinpirasi dari : pengalaman hidup, membaca buku, petualang ngebolang 3 hari dengan misi mempererat Ukhuwah Islamiyah (Jakarta-Magelang-Jogja), melihat secara langsung anak jalanan daerah Senen yang kucel-dekil yang makan makanan sisa alias sampah. Isinya : boleh copast dari buku dengan sedikit modifikasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: