Dia adalah…

Dia yang waktu kecil sakit-sakitan bolak-balik rumah sakit selama 3thn sampe makan-minum lewat hidung dengan selang.
Dia orang pertama yang membuatkanku layangan, meskipun sampai hari ini aku tidak bisa menaikkan layangan.
Dia paling hebat pembuat layangan koang segede gaban dengan suara khas pita kaset jika dilayangkan.
Dia yang selalu memintaku memegang layangan sebelum diterbangkan, kita bermain di atas mesjid atau di atas rumah sampai matahari tak menampakkan sinarnya.
Dia yang menemani aku tertidur di kasur bertingkat. Waktu itu setiap sisi kita tutup dengan kain dan kita terlelap bersama rangkaian lampu kecil yang kau buat.
Dia yang memboncengi aku dengan sepeda kayuh setiap pagi berangkat ke sekolah sewaktu SD.
Dia yang sempat berdarah tangannya karena memecahkan kaca jendela dan aku melempar jendela dengan koin. Kau tau karena apa, karena rebutan channel TV.
Dia yang suka sekali menoyor kepalaku ketika aku kecil.
Dia yang pernah menangis berjam-jam di bawah meja karena berantem denganku, meski aku senang karena ibu membelaku tapi dengan melihatnya menangis tetap saja aku merasa bersalah.
Dia yang belajar hanya saat ujian tapi nilainya selalu bagus, membuatku kesal karena selalu dibanding-bandingin, huuh -_- *tapi karena kejadian ini, membuatku jadi jadi anak yang rajin belajar*
Dia yang selalu menjadi ketua kelas, ketua Pramuka dari SD sampe SMP, ketua KIR SMA, bahkan General Manager RTC UI. Seorang dosen Fasilkom sebut saja “pak kamu pergi” saja mengenalnya, sedangkan aku yang anak Fasilkom saja, dosennya gak kenal sama aku.
Dia mengingatkanku dengan pernyataan, “kuliah itu jangan kebanyakan gaya yang penting otak digayain dan eksis dalam hal-hal positif. Gw aja ktemu pejabat cuma modal sendal jepit dan jakun”. Aku inget banget, selama kuliah dia cuma punya satu sepatu sisanya sendal jepit atau modal pinjem.
Dia yang membuatku iri karena mbah kakung selalu lebih mengingat dia dibandingkan aku setiap pulang ke Magelang.
Dia telah menemani aku 3-4 jam di terminal lebak bulus sebelum aku berangkat pulang kampung.
Dia yang membuatku menjadi anak yang cengeng karena keusilan, preeeeet >.<
Dia yang errrr -___- kalau yang namanya disuruh shalat, tetapi dia tetap anak yang sopan
Dia yang pernah dibilang mirip Roy Marten sewaktu kondangan *hahaha* atau dibilang ganteng oleh sesama laki-laki, oh nooooo!
Dia yang sering berkata “au ah” sampe aku gondok ngeladeninnya tapi itu sebelum menikah sih, hehe
Dia yang 16 Oktober 2010 menikah dan dalam 9 bulan pernikahan pula sudah punya anak. Encer otaknya seencer membuat ramuan bikin anak, ahahahah🙂
Dia si eksis di luar rumah tapi si pendiam yang charming. 
Dia anak yang gak kebanyakan gaya tetapi selalu disukai-dipuji oleh teman, sahabat, orang tua sahabat, guru-guru.  
Dia anak yang sangat mernghargai pemberian orang tua. Motor adalah hadiah terindah sewaktu diterima PMDK UI. Motornya hilang sewaktu kuliah tingkat satu, gw gak tega liat dia nangis di pojokan kamar. 
Dia yang mengenalkanku yang namanya PMDK UI, melihat orang tua menangis bahagia, subhanallah aku ingin sekali merasakan hal itu suatu hari nanti. Alhamdulillah tercapai.
Dia yang lulus dengan cumlaude, sehingga aku juga ingin cumlaude. Kita punya karakter yang sama, yaitu senantiasa  berusaha membahagiakan orang tua dengan prestasi di sekolah, meskipun kusadari dia lebih pintar dari aku -_-
Dia si anak moody yang persis banget semoody aku, kalo lagi baik baik dan asiiik banget, kalo lagi gak mood lebih baik aku mengalah.
Saat di hari pernikahannya aku sempat bingung dan merasa senang tapi sepi, karena aku akan kesepian di rumah. 
 

Dia adalah kakakku, abangku yang paling ganteng meskipun suka menyebalkan. Dia adalah Agung Nugroho. Dia adalah satu dari beberapa orang paling penting dalam hidupku. Dia adalah satu dari beberapa orang yang berpengaruh dalam hidupku. Dia adalah satu dari beberapa ayah yang paling bahagia hari ini. Selamaat menjadi ayah yaa mas agung. Semoga bisa jadi ayah yang kreatif kaya di iklan sikat gigi malam Pepsodent antara irgi fahrezi dan anaknya, dan gw yakin itu iklan kita banget di masa kecil, ahahahah🙂

Teruntuk keponakanku tersayang : Andaru Einar Abimanyu (Lahir 22 Juli 2011, jam 06.46, berat : 3,3kg, panjang : 51cm)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: