Lelaki Menangis

Sesungguhnya aku tidak sedang ingin bermenye-menye. Menangis disini bukanlah sebagai bahan guyonan, melainkan hal yang menyayat hati dan emosional. Untuk momen seperti ditinggal orang yang tersayang (meninggal), hal itu merupakan lumrah bagi kita untuk menangis. Aku pikir ada satu titik dimana setiap orang di seluruh dunia termasuk aku sendiri pernah merasakan putus asa, kecewa, sedih, dll.

Sebagian besar diantara kita pastinya memiliki stigma pemikiran “gak gentle banget sih” khususnya bagi para lelaki jika mereka menangis. Dulu aku sempat berfikir seperti itu, tetapi aku pikir untuk case-case tertentu, sepertinya ndak bisa. Setangguh-tangguhnya lelaki, tetap saja mereka adalah seorang manusia yang punya hati, yang bisa merasakan senang atau sedih seperti wanita.

Berhitung satu demi satu, ternyata aku sudah melihat 5 orang laki-laki menangis dengan di depan mataku sendiri dengan alasan berbeda-beda mengapa mereka menangis. Dua dari lima orang tersebut adalah bokap dan kakakku sendiri. Alasan mereka, menurutku masuk akal jika mereka menangis. Sempat saja aku merasa syok, karena dalam kesehariannnya mereka ini adalah lelaki tangguh dan gak pernah menangis. Aku tidak mengatakan mereka adalah sekelompok lelaki yang cemen atau cupu. Kita semua adalah makhluk yang unik. Kadang kaum laki-laki ingin menangis, tetapi mereka tertahan karena pernyataan mendunia tentang “laki-laki tidak boleh menangis”. Bersyukurlah ren, karena dirimu adalah seorang wanita.

Jika ada seseorang sedang putus asa menemuimu, yang perlu kamu lakukan adalah :

  • Cobalah memposisikan dirimu menjadi seperti yang mereka alami
  • Tatap matanya sambil merasakan apa yang dia rasakan
  • Tidak perlu banyak memberi komentar, kritik…cukup dengarkan kisahnya. Tetapi jika ingin berkata-kata, jangan membuatnya semakin terpuruk sedih, tetapi bangkitkan rasa emosionalnya.
  • Berikan sentuhan halus (bolak-balik) di bagian pundaknya karena itu akan menenangkan jiwanya
  • Rangkul atau peluklah dia.

Itulah sekedar tips yang bisa aku berikan. Sayangnya aku lebih bingung menghadapi lelaki menangis daripada wanita menangis, hahaha *karena bukan muhrimnya*. Tips ini diadaptasi karena aku pernah merasa kecewa/putus asa dan pernah menghadapi orang yang sedang kecewa/putus asa. Semoga bermanfaat, semangaaat!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: