6 Wanita

ibu

Ada beberapa orang wanita yang sangat aku hormati. Mereka sudah aku anggap seperti ibu sendiri. Setiap aku gundah, galau, curhat atau minta pendapat tentang apapun, aku selalu berbagi dengan mereka. Memang ada perbedaan tersendiri ketika ngobrol dengan orang yang lebih tua, wanita, dan kaya akan pengalaman hidup. Mereka adalah : 

  • Ibu

Dia adalah ibu kandungku. Ibu yang paling aku hormati. Ibu paling demokratis, cerdas, kritis, baik hati, rajin mendoakanku, pokokknya TOP deh. Maafkan aku yang sering menyakiti hatimu atas segala ucapanku, tindakanku, keegoisanku, dll. Karena terlalu sayang dengan orang ini, bahkan aku senantiasa hampir tidak pernah berbagi cerita kesedihan apalagi disaat aku galau, sedih, dll apalagi karena dikecewakan laki-laki. Entah rasanya tak ingin dia khawatir. Membuatnya dia khawatir atau berbagi cerita dalam kondisi aku paling sulit, itu adalah hal menyayat hatiku & yang sulit bagiku untuk aku ceritakan padanya. 

  • Mama

Dia adalah Ibu mertua dari Mas-ku, Mas Agung. Aku biasanya memanggilnya mama. Mama yang paling aktif, paling kece suaranya ketika menyanyi, paling suka narsis kemudian share fotonya di facebook, dan heboh juga tentunya. Hahahaha :p

  • Teh Yati (Emak)

Dia adalah sosok Ibu yang paling chic, murah senyum, sabar, awet muda, sensitif, dan peka. Setiap masalah kisah cinta, aku selalu saja curhat dengannya. Bahkan isi curhat tentang kisah cintaku bisa melebihi daripada curhat kepada Ibu kandung sendiri, haha Sering kali aku jalan-jalan liburan dengannya, berhubung dia hanya memiliki seorang anak dan suami yang tidak terlalu menyukai pergi liburan (alias jalan-jalan). Seseorang yang baik hatinya karena dia paham bagaimana menjalin hubungan baik dengan teman/orang lain. Aku fans berat emak!

  • Teh Yayah

Dia adalah sosok yang paling sabar, kalem dan paling bisa membaca isi hati tanpa perlu dijelaskan lebih detail. Dia bekerja sebagai quality assurance material di hijup bagian gudang. Mungkin posisi kerjanya atau bahkan kehidupannya tidak semewah orang-orang kaya atau orang sukses pada umumnya. Namun setiap cerita ke dia, rasanya hati ini tentram. Makasih teh yayah yang paling bijak banget ngertiin perasaan aku disaat orang-orang lain pada umumnya ndak bisa ngertiin aku. Semoga teh yayah segera diberi momongan yaah, amiin🙂

  • Mbah Bu (alm.)

Dia adalah nenek dari Ibu. Satu hal yang pasti, aku senantiasa kangen sosoknya setiap mendengar takbir di kala malam takbiran (lebaran). Sosoknya senantiasa terbayang di depan mataku saat itu juga. Aku kangen banget sama mbah bu, pengen meluk & nyium pipi mbah bu. Semoga mbah bu di alam sana selalu dalam kondisi baik, amiin🙂

  • …..

Nah ini, kenapa “……”? Entah lah, aku masih menanti siapa orang paling beruntung menjadi ibu mertua aku, ecieeeeeh, hahaha *sombong sekali. Semoga nantinya dia juga sosok manusia yang paling aku hormati & paling aku sayang setelah suamiku. Amiin🙂


2 responses to “6 Wanita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: