Damai

salman
Kulangkahkan kaki melintasi jalan setapak.
Jalanku menuju rumah-Mu.
Akan aku lakukan, beberapa hari ini sampai lulus.
Minimal sehari sekali kuatkan tekad shalat berjamaah di masjid Salman.

.

Aah, aku rindu kenangan ini…
Saat menjadi pelajar & mahasiswa dulu.
Kembali ke lingkungan akademis.
Satu dari sekian hal yang aku suka dari lingkungan kampus adalah
lingkungan mayoritas orang-orang baik, berperilaku & berpendidikan.

.

Hati ini damai.
Mendengar takbir panggilan shalat.
Mendengar imam memimpin shalat.
Melihat umatmu shalat berjamaah.
Melihat dan mendengar umatmu bertilawah sebelum shalat.
Melihat umatmu menunaikan shalat sunah.
Bertegur sapa dengan para akhwat dengan senyum ketulusan

.

Alhamdulillah…
Aku tidak menyesal pindah ke Bandung.
Memang inilah satu dari sekian alasan terpendamku.
Aku ingin lebih dekat dengan-Mu
Semoga selalu, amiin :)

One response to “Damai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: