Adab

adab

Suatu hari aku membaca sebuah artikel. Menurutku isinya sangat menarik dan sebagai pengingat diri sendiri yang terlalu sombong dalam menuntut ilmu dan sering lalai dari akhlak yang tidak beradab. Astaghfirullahal’adzim

 

Menuntut Ilmu, Pelajari Adab dulu

Iman dan adab tidaklah dapat dipisahkan, seorang penuntut ilmu harus beradab ketika menerima ilmu dari gurunya. Beradab terhadap gurunya, beradab dengan teman-temannya, bahkan beradab terhadap buku yang dia pelajari.

 

Saya tidak tertarik lagi pada orang yang berilmu tinggi.

Sebab saya telah berjumpa seorang ustadz, tapi mudah sekali berprasangka buruk.

Sebab saya telah bertemu seorang aktivis dakwah, namun seenaknya menggunakan amanah.

Sebab saya telah berjumpa pengusaha syariah, tapi tak menunaikan haji.

Bukan, mereka bukan orang-orang bodoh.

Bukan rendah pendidikan.

Bukan pula kurang tsaqafah (mahir).

Mereka cuma minus adab.

Sesuatu yang membuat ilmu-ilmu mereka terasa tak ada gunanya. Belaka pemanis dan pelengkap nama besar saja.

Miris…

Mungkin itu sebabnya Ibn al-Mubarak pernah berkata,

Kami lebih baik membutuhkan sedikit adab daripada ilmu yang banyak.

adab menuntut ilmu


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: